Baliho Di Robek Oleh OTK: GKPM dan PRD Dalam Aksi Penolakan Tim investigasi JAL Indonesia ke paniai; Jubir GKPM “Apniel mote” Sebut Tak Ketahui Alasan nya.

banner 468x60

PANIAI-JALAPAPUA.COM-BERITA, Paniai_Gerakan Komunal dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Paniai menolak kedatangan Tim Investigasi terhadap kasus Pelanggaran HAM berat atas pembunuhan 4 siswa di Paniai pada tanggal 8 Desember 2014.

Dalam 4 (empat) hari sebelum tanggal 15 Desember 2021, Polisi menolak surat pemberitahuan pelaksanaan Aksi damai Oleh Gerakan Komunal dan Parlemen Rakyat Daerah Paniai. Namun, dengan kekuatan masa Rakyat Papua di paniai melawan kebijakan polisi hingga mau longmarch di berhentikan di titik kumpul demo damai di lapangan KAREL GOBAI namun masa aksi melawan kebijakan polisi atas perintah pemerintah Daerah (Pemda) hingga berhasil  melaksanakan kegiatan penolakan tim investigasi Indonesia. akhirnya kegiatan penolakan terlaksana dengan baik di gedung aula Katolik Iyaitaka Paniai.

Penanggun jawab Aksi adalah Tn. Habel Nawipa (Wakil Parlemen Nasional West Papua) di wilayah Meepago. menurutnya, Kami telah berhasil melakukan kegiatan penolakan kedatangan tim Investigasi dari Jakarta ke Paniai, kami Rakyat bangsa Papua barat meminta Tim Investigasi dari PBB yang harus datang ke Paniai maka Jakarta cepat buka jadwal kedatangan Tim Investigasi dari PBB/ UN High Commisoner For Human Right. kemudian Nawipa sampaikan kelompok pengrobek baliho akan mendapatkan hukum tabur tuai. tutupnya.

Menurut salah satu rakyat Papua yang ikut serta dalam kegiatan penolakan kedatangan Tim Investigasi JAL ini, kami sudah melakukan kegiatan penolakan  tanpa gangguan namun di akhir kegiatan Ada pihak ketiga yang Polisi sengaja pasang untuk membubarkan kami. mereka mengatas namakan KNPB dan Tentara Sosialis yg kini bilang TPNPB. setelah di robek  sisanya robekan baliho serahkan kepada polisi Indonesia lalu kabur menghilang.

Jubir GK, Apniel Mote sampaikan belum tahu alasan merobekan baliho di akhir kegiatan dimana kami menolak Tim Investigasi dari JAL, mungkin mereka mengizingkan kedatangan TIm Investigasi Indonesia. Orang – Orang yang merobek baliho  kegiatan penolakan Tim JAL indonesia adalah: 1) Demianus Mote.  2) Mikael Kudiai. 3) Yonas Kayame 4) Jenni Ruth Kadepa 5) dll.

Sementara itu, dalam kegiatan penolakan tim investigasi dari Jakarta. menghadiri kepala suku adat, tokoh adat, tokoh agama dan intelektual dari daerah Paniai.

Kemudian pada Akhirnya kegiatan penolakan terlaksana baik dan rakyat Paniai Papua berharap segerah kedatangan PBB. harapnya.(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

-------------------------------------- ----