Front Mahasiswa Papua Se Jawa Bali Di Jakarta Tolak Pemekaran Baru Di Provinsi Papua: 102 Masa Aksi Ditangkap Polisi, 1 Perempuan NAOMI WAKUR Di Tahan

banner 468x60
Keterangan Gambar: Massa Mahasiswa Papua Dalam Aksi Tolak DOB Papua Dihadang Puluhan Aparat Gabungan TNI-POLRI di Jakarta. (Feri-JP) 

JAKARTA,JALAPAPUA.COM-front mahasiswa papua se Jawa bali di jakarta melakukan unjuk rasa dalam rangka penolakan polarisasi, wacana provinsi /kab kota dan daerah otonomi baru(DOB) di papua dan papua Barat jumat, (11/03/2022) 


“Massa Aksi  dapat diangkut secara paksa ke Metro Jaya oleh kepolisian metro Jaya.
Kemudian Sekitar jam 11:00 masa Aksi tiba sekitaran istana lalu longmarc kearah istana dihadang oleh aparat di depan kantor mendagri  bentrok dengan aparat salah satu mahasiswi/perempuan Lince di injak  di bagian dada dengan sepatu laras oleh aparat dan sempat pingsan, teman-teman membantu dia menyadarkan”.lapornya  wartawan JPN saat meninjau situasi. 



“Sayangnya ” aparat juga berturut-turut melakukan penginjakan  kepada salah satu anggota solidaritas indonesia, dan Bob.Sementara itu pihak aparat Tentara menangkap dua orang mahasiswa antaranya:  Deten   dan Derix ke dalam mobil DALMAS polisi.(lanjut) 



masa aksi lainnya duduk di jalan, melakukan penyampaian aspirasi secara damai di pintu dua kantor mendagri dan Sekitar jam 1:30 masa aksi terus melakukan orasi-orasi politik penolakan daerah DOB di Papua  secara damai tanpa anarkis dan aparat memaksa massa aksi diangkut paksa kedalam tiga mobil DALMAS dan dibawah kepolda metro Jaya.(harapnya) 



Ada beberapa  mahasiswa yang luka ketika diangkut paksa.Pengamanan masa aksi dari gabungan: Tentara, Polisi, dan Brimob memegang senjata Gas air Mata. Kemudian  masa aksi ke lapangan polda metro jaya menunggu  pengacara yang   mendampingginya demi pengamanan situasi memanas.(sadis sekali) 



“Total jumlah mahasiswa yang diangkut 102  ke Polda Metro Jaya dan kemudian ada  yang kena pukulan dari aparat gabungan belum terverifikasi. Mohon advokasi dari semua pihak.
140an lebih masa aksi telah di pulangkan dan  satu perempuan papua  di tahan bernama  NAOMI WAKUR”.lapornya situasi riil  dari AMP.




“Aliansi mahasiswa papua (AMP)  mohon agar pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan kawan-kawan lain  pantau keberadaan kawan kita NAOMI WAKUR .
NAOMI WAKUR  bukan pihak yang memukul aparat kepolisian dan dia menjaga kenyamanan pribadi dari represif  tindahkan kekerasan dan pembungkaman ruang penyampaian  hak dan pendapat”.



Lanjut Teman-teman AMP, “NAOMI WAKUR  bukan   pelaku  pemukulan terhadap aparat keamanan tapi di berusaha melindungi pribadinya dari kekerasan aparat  kepolisian dekat gedung kementerian luar negeri.Pihak pembelah  hukum harus memantau   kawan NAOMI WAKUR sampai bebas dari tahanan”.Ujar memohon masa Aksi AMP)




“AMP  berharap supaya kawan NAOMI WAKUR harus bebas dari tahanan kepolisian yang telah tangkap dan tahan saat unjuk rasa karena dia melindungi diri bukan memukul SEGERA BEBAS KAWAN NAOMI WAKUR”pungkasnya.



              Mohon   advokasinya



Reporter: Feri mote
Editor: hago. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

-------------------------------------- ----