Jhon Hanari, Ajak Mahasiswa Papua di Amerika Nginap Bersama

banner 468x60
Tampak gambar diri yang ditunjukkan sebagai mahasiswa papua di amerika//Yulvin Mote-JPN

JAYAPURA-Jalapapuanews, Menurut jhon hanari, pemerintah dengan akal yang mementingkan negara untuk pulangkan mahasiswa luar negeri di berbagai negara padahal negara ambil  hasil kekayaan dari tanah papua itu berlimpah-limpah.
Jika memang negara indonesia tidak mampu membayar uang kuliah (beasiswa) di luar negeri maka saya jhon hanari, siap kasih pekerjaan untuk teman-teman dan tempat tinggal yang penting satukan barisan untuk lawan negara penjajahan indonesia” ujarnya.
Tambahnya negara tidak logis untuk klarifikasi dana sumber daya manusia papua (SDMP) mengapa demikian ?, karena dana-dana sumber daya manusia (SDM) papua itu tidak jelas, selalu mengalami masalah rata-rata dalam setiap semester.
Mahasiswa yang tidak mau pulang ke papua sekali lagi merapat barisan dalam melakukan perlawanan dengan negara indonesia di perserikatan bangsa-bangsa di amerika.
Apa yang di alami mahasiswa saat ini di luar negeri itu juga termasuk salah satu tindakan negara untuk memutuskan masa depan anak mudah papua dalam dunia kerja dan pendidikan yang layaknya dapatkan seperti negara-negara lain di belahan dunia. jadi yang di alami semua mahasiwa di luar negeri adalah tindakan negara yang membatasi hak untuk berpendidikan yang layak, maka ini suatu pelanggaran HAM yang mengintimidasi (OAP) sebetulnya.
Jadi  yang disebutkan dana OTSUS adalah tinggal nama dan tidak ada isinya bagi orang papua,  sumber dana darinya itu cuma orang papua kuliah di luar itu saja tapi negara berencana memulangkan semua mahasiswa papua di luar negeri itu sebenarnya ada apa ? 
Semua rakyat akar rumput  telah menyatahkan penolakan DOB dan OTSUS bahwa dua hal tersebuat yang di persoalkan negara di papua itu kehancuran dan malapetaka itu yang negara ambil tindakan di balik itu, tapi otsus itu tidak jelas di papua.
kalau memang pemerintah provinsi dan pemerintah jakarta memutuskan untuk memulangkan mahasiswa papua yang kuliah di luar negeri, itu  pulangkan tanpa alasan, apakah kesalahan masalahnya dari pemerintah provinsi papuaa (PEMPROV), ataukah  masalahnya dari mahasiswa ?, atau apakah sengajah dibuat-buat dari jakarta pusat supaya mahasiswa papua tidak boleh bicara papua merdeka di luar negeri ?
Solusinya ada di tangan pemerintah provinsi papua bagian SDMP dan  menteri SDM pusat mau selesaikan kuliah mereka atau pulangkan di kampung halaman mereka di papua.
Tapi lebih baik  bergabung berjuang papua merdeka dari pada  tetap jadi budak negara indonesia dalam negeri.
Marih bergabung melawan sistem kolonialisme di papua sebab penjajahan adalah masalah dan tantangan kita bersama OAP.
Kita lepas dari tangan penjajah NKRI baru kita akan aman kalau tetap ada dalam rantai NKRI masalah tetap kita hadapi.
Mahasiswa papua jika tidak ingin pulang saya ada kerja dan saya siap tempatkan jika memang mau bergabung asal yang penting kita sama-sama melawan penjajahan NKRI  di markas PBB tuturnya jhon hanari.
Pewarta: Yulvin Mote
Editor    : Redaksi/Y-K 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

-------------------------------------- ----