Komandan Operasi WPA, GUSBY WAKER: Umumkan SERASATU NAMBAGANI  Gugur di Medan Pertempuran

Foto istimewa Komandan Operasi sorong sampai samarai Tuan GUSBY WAKER

 

Paniai, JALAPAPUA. com- Serasatu Nambagani Gugur di Medan Pertempuran saat kontak senjata berlangsung di Intan Jaya, kabar kematian ini  telah diumumkan oleh Staff Operasi Umum sorong sampai samarai West Papua Army (WPA)Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat- Organisasi Papua Merdeka(TPNPB-OPM) Kol.Gusby Waker, tepat Pada Selasa 23 Januari 2024. SERASATU Sang Patriot bangsa ini telah Tergabung  bersama Tuan Undius Kogoya di Sugapa Intan Jaya, selasa (23/01/24)

 

 

SERASATU Nambagani Sang Patriot ini mati tertewas karena di tembak dari pihak aparat TNI-Porli.Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan jalapapua saat menghubungi untuk memintai keterangan pers nya di medan pertempuran pada, Rabu 24 January 2024, sebagaimana laporan Kepala Staff Operasi umum Intan Jaya pada 23 january 2024.

 

 

“Almarhum terkena tembak jasadnya dan senjatanya dibawah hilangkan oleh sahabat -sahabat ketika perang operasi gerilya di langsungkan antara TPNPB-WPA dan TNI-Porli.

 

 

“kami atas nama West Papua Army (WPA) menyampaikan turut berbelasungkawa atas kehilangan salah satu anggota aktif komando TPNPB.” ujanya Staff Operasi umum.

 

 

Sebelumnya, pada 21 January 2024, pihak WPA komando TPNPB OPM Intan Jaya dibawah pimpinan Joshua Sanambani telah menyerang Pos Damai Cartenz-2024, sehingga dalam aksi penyerangannya berhasil menembak mati satu anggota polisi sebagai Aksi protes dan penolakan rencana buka perusahan tambang emas PT. Block Wabu. dan selain itu,  menolak pembangunan patun TUHAN  Jesus kristus di Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

 

 

Aksi Kontak senjata hingga menyebabkan kematian Pasukan WPA ataupun Kolonial Indonesia inisial TNI-PORLI ini  berawal dari adanya kepaksaan pihak Pemerintah Daerah Intan Jaya dengan TNI/POLRI yang bertugas di Intan Jaya memaksa masyarakat tanda tangan untuk menindaklanjuti Operasi PT.Blok B Wabu Atau Aneka Tambang (ANTAM) di intan Jaya, Papua tengah.

 

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, melaporkan kejadian terbaru, Selasa (23/01/2024) sekitar pukul 09.30 WIT, ketika Satgas Gakkum ODC-2024 akan mendarat di Intan Jaya, pesawat ditembaki oleh KKB sampai dengan pesawat mendarat dan setelah pesawat mendarat, Kami mendapat bantuan dari Pos Perimeter TNI Yon 330/TD.

 

“Adapun identitas KKB yang tewas yakni, Oni Kobagau, Jaringan Belau, Agustia, dan Ones,” ujar Kaops Damai Cartenz-2024 dalam media nasional Indonesia namun laporan itu tidak benar, Di bantah oleh Staff Operasi Umum WPA Kol.Gusby Waker bahwa kalaupun ada pengorbanan yang terjadi tertembak dalam paskah penyerangan pada 23 January 2024, itu bukan Anggota kami di bawah Pimpinan Panglima Tertinggi Jenderal Demianus RR M Yogii, akan tetapi korban tertembak adalah Anggota komando lain, kemudian anggota kami hanya luka-luka biasa. Ujarnya saat dibuhubungi awak media jalapapua

 

 

Kata Gusby Waker, Dalam paskah penyerangan itu Kami sudah menembak mati dua pasukan TNI dalam perang pada tanggal (23/01/2024) akan tetapi, sampai kini media indonesia belum umumkan kematian mereka.

 

 

Pihak WPA menyatakan, penyerangan itu dilakukan pihaknya karena sebelumnya telah diperingatkan agar tinggalkan wilayah konflik, berhenti rencana buka perusahan tambang, berhenti rencana bangun patun TUHAN Jesus yang mana TNI/POLRI memaksa masyarakat tanda tangan persetujuan izin namun masih mengindahkan, Sehingga sampai kapanpun kami akan terus perang dengan TNI/POLRI untuk melindungi tanah air kami dan rakyat kami Papua Barat di Intan jaya. Tutupnya.

 

Writer: AdminEditor: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *