Rakyat Mengungsi:Tiga Anggota TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya Tertembak Oleh TNI Hingga luka-luka, Komandan Batalyon Yosua Maiseni Mengabarkan Pernyataan Sikap Kepada NKRI

INTAN JAYA,JALAPAPUA.com– Tiga anggota tentara Pembebasan nasional papua Barat-organisasi papua Merdeka(TPNPB-OPM) Kodap VIII Batalyon Duabu Intan Jaya korban luka di tembak oleh TNI Polri satu yang pertama kali di tembak dari Sigatagipa dan dua lainnya dari Sutapa, sementara ketika melakukan pertempuran korban masih hidup dan belum sasaran. Laporan ini disampaikan oleh pimpinan Batalyon Duabu, Yosua Maiseni  melalui telepon selulernya kepada wartawan jalapapua, Sabtu, 15 April 2023 pukul 12.00-12:15 siang.

 

 

Yosua Maiseni,  “memang benar 3 anggota saya yang korban tembak dari TNI/Polri  tetapi ketiganya masih hidup lukapun tidak berat sementara mereka dalam perawatan.Kemudian untuk masyarakat saya yang dari beberapa kampung seperti, Kusage, Bazemba, Taitawa dan Titigi sebagian besar,  mereka memilih untuk mengungsi ke hutan sampai saat ini masih ada di hutan”.kata yosua saat wartawan menerima keterangan persnya

 

 

Maiseni, pemerintah daerah (Pemda) Intan Jaya, Pihak keamanan Indonesia mereka minta supaya masyarakat harus mengungsi ke kota, tetapi saya tahu sifat dan kelakuan,mereka tidak mungkin menjaga masyarakat saya dengan baik pasti nya ada penyiksaan terhadap masyarakat ini, sehingga saya bersama masyarakat harus memilih untuk tinggal di kampung kami sendiri dan juga di hutan. Saya tahu kelakuan pemda dan juga TNI Polri pasti tidak ada jaminan sama sekali.katanya

 

Pernyataan sikap TPNPB-OPM terhadap PT. Blok B Wabu yang di rencanakan oleh PJ Gubernur Papua tengah Ribka Haluk dan PJ Bupati kabupaten Intan Jaya APolos Bagau bersama Pemda, Intelektual, Mahasiswa/I dan juga Rakyat yang sudah bergabung untuk meloloskan PT. blok B wabu untuk beroperasi di wilayah Intan Jaya.

 

TPNPB-OPM MENYATAKAN SIKAP TERHADAP PT. BLOK B WABU INTAN JAYA:

1. Kami TPNPB-OPM perang demi mempertahankan 7 Bintang Tambang Emas kami di wilayah Intan Jaya dan seluruh kekayaan alam Papua Sorong Sampai Samaray;

 

2. Kami tidak mau mengolah kekayaan alam kami seluruh Papua barat bersama NKRI, tetapi kami mau mengelola sendiri ketika Merdeka;

3.  Kami siap menghilangkan Kepala atau nyawa PJ Gubernur, PJ Bupati, Seluruh kepala Dinas, Lembaga KADIN, Intelektual, Pimpinan Mahasiswa/I, organ- organ pendukung dan juga seluruh masyarakat, jika anda bergabung untuk loloskan BLOK B WABU;

 

3. Kami TPNPB siap perang terus sampai dunia kiamat atau Papua Merdeka;

 

4. Kami TPNPB perang melawan PT blok B wabu bukan barang lain. PT BLOK B Wabu jangan ko mimpi besar untuk operasi Tambang Emas, kecuali NKRI ambil senjata ada di TPNPB ini semua dan kasih habis kami kalau selagi masih pegang senjata ko jangan mimpi besar;

 

5. BINSAR LUHUT PANJAITAN, MAXIMUS TIPAGAU, LENIS KOGOYA kalian adalah aktor utama menghilangkan nyawa rakyat Papua Sorong Sampai Samaray demi kepentingan PT Tambang Emas seluruh wilayah tutorial west Papua, kami TPNPB juga membalas sesuai perbuatan kamu.

 

Demikian pernyataan sikap kami TPNPB/OPM kodap VIII Intan Jaya, Batalyon Duabu di bawah Pimpinan Yosua Maiseni.

Pernyataan ini di sampaikan oleh YOSUA MAISENI pimpinan Batalyon Duabu kodap VIII Intan Jaya. Sabtu, 15 April 2023 di Medan pertempuran Intan Jaya.

 

 

Writer: Penjaga DusunEditor: Admin

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *