TPN-PB/OPM Warning Pejabat: Perang Di intan jaya; Tak Akan Berenti Hingga PT BLOK WABU Tarik Kembali dan Sampai selesai pelanggaran HAM Di papua.

banner 468x60
Foto saat siaga satu tentara pembebasan nasional papua Barat-organisasi papua Barat (TPN-PB/OPM)-jp
PANIAI,JALAPAPUA.COM-BERITA, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Melalui penyalur lidah juru bicara Media Tn Hans gobai  Mengatakan “TPN-PB/OPM warning penuh kepada Pejabat Pemerintah Propinsi Papua maupun pemerintah daerah Terutama kabupaten Intan Jaya adalah aktor utama dalam konflik  Daerah intan Jaya karena mengizinkan operasi  perusahaan PT BLOK WABU”(ungkapnya).totiyo kamis, (04/11/2021) 


“TPN-PB/OPM pernah memberi warning kepada Pemerintah Kolonial Indonesia lewat media blog Resmi TPN-PB/OPM
http://the-tpnpb-opm-news.blogspot.com tepat pada Tanggal Oktober 29, 2021,Markas Besar(Mabes) Totio  Tentara pembebasan nasional Papua Barat Organisasi Papua merdeka”.ungkapnya.


“Pemerintah Indonesia Rencana untuk menduduki  peringkat (PT BLOK WABU ) di intanjaya bahwa kami dari tentara pembebasan nasional papua barat-organisasi Papua merdeka TPN-PB/OPM menolak dengan tegas untuk tidak pantas membuka dengan alasan korban banyak warga sipil Papua  karena Operasi militer untuk kepentingan kapitalisme perusahaan PT BLOK WABU”. (Sikap TPN-PB/OPM melalui juru bicara Media HAGO) 



Tentara nasional Indonesia (TNI) dan Polri melihat “setiap anak laki-laki adalah persiapan Sumber Daya Manusia dan generasi muda masa depan Papua dalam segala bidang perjuangan menantang Negara Indonesia sehingga untuk TNI di Papua dalam perang tidak membedakan sipil maupun militer serta laki-laki maupun perempuan mereka operasi tanpa membedakan status Penembakan terhadap anak kecil, penembakan terhadap pendeta, penembakan terhadap perempuan sudah banyak kali terjadi di Papua”.(Jelas nya) 


Gusby Waker Komandan Operasi Umum perang lapangan Intanjaya adalah Tn.Undius Kogoya Komandan Operasi Angin Timur Sorong sampai Samarai penanggung jawab Jend. Panglima Tertinggi D.R.R. DEMIANUS MAGAI YOGI, mengungkapkan “kami Tidak mau lihat lebih khusus pejabat kolonialisme dan non asli Papua”.tutupnya. 




MARKAS BESAR  (MABES) TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT-ORGANISASI PAPUA MERDEKA (TPN-PB/OPM) DI TOTIYO MELAPORKAN. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

-------------------------------------- ----